google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo SAHAM PBRX | Gagal buyback saham, ini rencana Pan Brothers selanjutnya Langsung ke konten utama

SAHAM PBRX | Gagal buyback saham, ini rencana Pan Brothers selanjutnya

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana PT Pan Brothers Tbk (PBRX) untuk melakukan pembelian saham kembali atawa buyback akhirnya batal. Mengingat, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir perusahaan tekstil ini belum merealisasikan rencana tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), PBRX mengatakan tidak melakukan pembelian saham yang seharusnya dilakukan pada periode 17 Maret-16 Juni 2020. 

“Mulai tanggal 17 Maret 2020 sampai dengan 16 Juni 2020, kami tidak melakukan pembelian kembali saham,” kata Direktur PBRX Fitri Ratnasari Hartono dalam keterangan tertulis seperti dikutip Kontan.co.id, Rabu (17/6).

Sebelumnya, emiten tekstil ini memang berencana melakukan buyback. Hal ini sudah disampaikan melalui surat No. 0027/PBT/CS/III/2020 tertanggal 16 Maret 2020.

Seiring dengan rencana tersebut, PBRX mengalokasikan dana sebanyak-banyaknya Rp 210 miliar guna membeli sekitar 525 juta saham, setara 8,10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan. 

Dengan urungnya rencana buyback pada periode tersebut, PBRX bakal menggunakan seluruh sumber daya keuangan perusahaan untuk mendukung operasional perusahaan. 

“Kami akan memberdayakan seluruh upaya agar secara fundamental perusahaan akan mendapatkan yang terbaik untuk seluruh stakeholders termasuk pemegang saham,”  pungkas Fitri.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.