google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham TLKM, ADHI, BDMN dan SMGR Langsung ke konten utama

Analisa Saham TLKM, ADHI, BDMN dan SMGR

MNC Daily Scope Wave
9 Mei 2019

Kami memperkirakan koreksi IHSG sudah mulai terbatas untuk membentuk skenario alternatif wave ii (merah), apabila IHSG mampu menguat dan menebus level 6,300 maka potensi IHSG untuk menuju 6,400 cukup besar. Namun apabila IHSG terkoreksi lebih dari 6,207 maka akan mengkonfirmasi skenario utama ke level 6,150.
Support: 6,210, 6,170
Resistance: 6,300, 6,400

TLKM - Buy on Weakness (3,900)

Kemarin (8/5), TLKM ditutup menguat tipis 10 poin ke level 3,900. Kami perkirakan TLKM sudah berada pada akhir dari wave a dari wave (e) dari wave [b], dimana TLKM dapat terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave b. Setelah wave b terkonfirmasi selesai maka penguatan TLKM akan berlanjut. 
Buy on Weakness: 3,850-3,880
Target Price: 3,950, 4,000, 4,100
Stoploss: below 3,720

ADHI - Buy on Weakness (1,585)

Posisi ADHI kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [ii] dari wave C, dimana koreksi ADHI sudah terbatas. Setelah terkonfirmasi selesai, maka ADHI dapat melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,530-1,570
Target Price: 1,685, 1,725
Stoploss: below 1,500

BDMN - Buy on Weakness (5,150)

Pada perdagangan kemarin (8/5), BDMN ditutup melemah 4.6% ke level 5,150 setelah sempat mencetak level tertinggi di 5,500. Koreksi BDMN yang diikuti oleh tekanan jual yang tinggi, kami perkirakan merupakan akhir dari wave [iii]. Selanjutnya BDMN berpotensi menguat untuk membentuk wave [iv].
Buy on Weakness: 5,000-5,150
Target Price: 5,900, 6,100
Stoploss: below 4,900

SMGR - Sell on Strength (11,325)

Koreksi SMGR yang terjadi kemarin (8/5) merupakan bagian dari koreksi wave [c] dari wave (2). Kami memperkirakan SMGR dapat menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave (iv) dari wave [c], setelah terkonfirmasi selesai maka SMGR akan kembali terkoreksi untuk membentuk wave [c] dari wave (2).
Sell on Strength: 11,325-12,000

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Money Flow Index | Penggunaan dan Setting Indikator MFI

Apa itu Money Flow Index (MFI)? Money Flow Index (MFI) adalah osilator teknis yang menggunakan harga dan volume untuk mengidentifikasi kondisi jenuh beli atau jenuh jual dalam aset. Hal ini juga dapat digunakan untuk melihat divergensi yang memperingatkan perubahan tren harga. Osilator bergerak antara 0 dan 100. Tidak seperti osilator konvensional seperti Relative Strength Index (RSI) , Money Flow Index menggabungkan data harga dan volume, sebagai lawan dari harga yang adil. Untuk alasan ini, beberapa analis menyebut MFI sebagai "the volume-weighted RSI". Money Flow Index pada Indonesia Composite Kunci dalam Memahami Indikator MFI Indikator biasanya dihitung menggunakan 14 periode data. Pembacaan MFI di atas 80 dianggap overbought dan pembacaan MFI di bawah 20 dianggap oversold. Overbought dan oversold tidak selalu berarti harga akan berbalik, hanya saja harga mendekati tinggi atau rendah dari kisaran harga terbaru. Pembuat indeks, Gene Quong dan Avru...

Cara Menggunakan Elliott Wave

Mengenal Elliott Wave Teori Elliott Wave dikembangkan oleh R.N. Elliott dan dipopulerkan oleh Robert Prechter . Teori ini menegaskan bahwa perilaku orang banyak surut dan mengalir dalam tren yang jelas. Berdasarkan pasang surut ini, Elliott mengidentifikasi struktur tertentu untuk pergerakan harga di pasar keuangan. Artikel ini adalah sebuah pengantar dasar untuk teori Elliott Wave. Suatu urutan dasar impuls 5-gelombang dan urutan korektif 3-gelombang dijelaskan. Saat teori Elliott Wave menjadi jauh lebih rumit daripada kombinasi 5-3 ini, artikel ini hanya akan fokus pada dasar-dasarnya. RN Elliott Derajat Gelombang dalam Elliott Wave elliott wave degree Konvensi pelabelan yang ditunjukkan di atas adalah yang ditunjukkan dalam buku Elliott Wave. Dalam Elliott-speak, konvensi pelabelan ini digunakan untuk mengidentifikasi tingkat atau tingkat gelombang, yang mewakili ukuran tren yang mendasarinya. Angka Romawi huruf besar mewakili gelombang derajat besar, angka sederha...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...