google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham HKMU | HK Metals Utama (HKMU) Menanti Kedatangan Tiga Mesin Baru Langsung ke konten utama

Saham HKMU | HK Metals Utama (HKMU) Menanti Kedatangan Tiga Mesin Baru

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Performa produksi PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) pada tahun ini bakal lebih gesit. Perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan serta manufaktur besi, baja serta aluminium ekstrusi itu memastikan ada tambahan empat mesin produksi baru di sepanjang 2019.

Satu mesin produksi anyar sudah masuk pabrik sejak Februari kemarin. Selanjutnya, perusahaan berkode saham HKMU di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut menjadwalkan tiga mesin produksi lain akan memperkuat operasional pabrik pada April dan Juni nanti.

Sekadar mengingatkan, Oktober tahun lalu HK Metals mengantongi dana segar dari aksi pencatatan saham melalui initial public offering (IPO) sekitar Rp 235 miliar. Sebanyak Rp 90 miliar di antaranya mereka alokasikan untuk dana belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini. Tujuan untuk membeli mesin produksi baru.

Dengan tambahan mesin produksi, HK Metals ingin meningkatkan volume penjualan ekspor. "Target ke depan mudah-mudahan setelah mesin terpasang, kami dapat penuhi permintaan ekspor sekitar 250 ton per bulan," tutur Imelda, Sekretaris Perusahaan PT HK Metals Utama Tbk kepada KONTAN Selasa (12/3) pekan lalu.

Dalam keterbukaan informasi BEI pada November tahun lalu, manajemen HK Metals menyebutkan volume ekspor sepanjang sembilan bulan pertama 2018 mencapai 132,8 ton aluminium ekstrusi. Tujuan ekspor ke Belanda dan Amerika. Peminatnya adalah industri solar panel.

Hanya, tak ketahuan nilai penjualan ekspor dalam sembilan bulan tahun lalu. Sementara laporan keuangan HK Metals periode 30 September 2018 juga tidak membeberkan perincian penjualan berdasarkan geografis.

Yang pasti, HK Metals juga berharap bisa memperluas target pemasaran ke segmen proyek alias korporasi. Maklum, selama ini mereka memasarkan produk ke pasar ritel dan jaringan agenda yang berjumlah 10.000 di berbagai daerah. Adapun mayoritas penyerap produknya adalah perumahan.

Tahun ini juga, HK Metals ingin secara langsung menjual produk ke aneka proyek. "Kami targetkan sudah masuk langsung ke proyek-proyek landed house maupun apartmen," harap Imelda.

Sejalan dengan itu, HK Metals menambah cabang. Akhir tahun lalu, mereka menambah cabang di Semarang, Jawa Tengah dan Surabaya, Jawa Timur. Menurut catatan internal perusahaan tersebut, permintaan pasar bahan bangunan di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjanjikan.

Informasi saja, HK Metals memilik pabrik berkapasitas 500 ton per bulan di Cirebon, Jawa Barat melalui PT Handal Aluminium Sukses. Produknya antara lain berupa baja ringan, pipa PVC, ACP, pipa stainless steel, kloset dan aneka produk rumah tangga.


Sumber : KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.