google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham WOOD | PT Integra Indocabinet Tbk. Kuatkan Ekspor ke Amerika Langsung ke konten utama

Saham WOOD | PT Integra Indocabinet Tbk. Kuatkan Ekspor ke Amerika


Produsen mebel dan funitur kayu, PT Integra Indocabinet Tbk. siap memperkuat ekspor ke Amerika Serikat, untuk meningkatkan menangkap peluang dari perang dagang.

Direktur Integra Indocabinet Wang Sutrisno mengungkapkan, saat ini perseroan lebih banyak melakukan ekspor ke Amerika Serikat. Dia optimis dengan adanya perang dagang Amerika-China,  potensi peningkatan ekspor ke Amerika Serikat semakin besar.

"Dengan adanya perang dagang, maka barang-barang dari China akan bekurang dan kami berharap mendapatkan peluang," ungkapnya kepada Bisnis.com, Kamis (13/9/2018).

Selain Amerika Serikat, Wang mengatakan, perseroan juga bakal memperkuat di Asia Tenggara, Eropa dan Uni Emirates Arab. Hingga Juni 2018, penjualan emiten bersandi saham WOOD mencapai Rp905,71 miliar, tumbuh 7% dari posisi Rp846,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun komposisi penjualan, sebanyak Rp674,92 miliar atau 74,5% diekspor dan sisanya dijual di dalam negeri. Di tengah pelemahan nilai tukar, WOOD berpotensi mencatatkan raihan laba yang lebih tinggi.

Dia mengatakan, penguatan dolar AS akan membuat kinerja WOOD semakin positif. Dia optimis, pertumbuhan penjualan sebesar 15%-20% dapat tercapai hingga akhir tahun ini.

"Hingga Agustus 2018, pertumbuhan penjualan masih 8%, akan tetapi kami optimis target yang ditetapkan bakal tercapai, mengingat penjualan pada kuartal IV/2018 lebih tinggi dari kuartal sebelumnya," tuturnya.

Menurutnya, pada kuartal IV, masyarakat di luar negeri sangat antusias merayakan Natal dan Thanks Giving. Selain itu, penjualan pada semester II akan dalam tren meningkat mengingat anggaran belanja pemerintah lebih banyak direalisasikan pada akhir tahun.
http://market.bisnis.com/read/20180913/192/838103/integra-indocabinet-wood-perkuat-pasar-amerika-serikat

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.