google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SIMP | 7 Agustus 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham SIMP | 7 Agustus 2018


Indo Premier Sekuritas on Salim Ivomas (SIMP) 07/30/2018
Bad results as CPO sales dropped

- SIMP mencatat hasil yang lemah di 2Q18 dengan rugi bersih Rp54bn yang membawa laba bersih menjadi Rp57bn di 1H18, turun 84% yoy. Bottom-line SIMP di 1H18 hanya mewakili 8% dari perkiraan pendapatan konsensus untuk FY18F dan 7% dari kami. Ini disebabkan oleh leverage operasi perusahaan yang tinggi dan penjualan yang lemah dari divisi perkebunan yang mencatat volume rendah dan ASP. Divisi perkebunan membukukan volume yang lemah di semua segmen kecuali gula yang meningkat sedikit sebesar 1% yoy dan biji sawit (+ 23%) di 1H18. Volume penjualan CPO turun 18%, penjualan inti sawit turun 23% dan volume penjualan karet menurun 32% yoy di 1H18.

- Dengan sifat dari segmen minyak dan lemak nabati (EOF) yang menawarkan margin rendah, penurunan yang signifikan dalam penjualan eksternal divisi perkebunan (1H18: -53% yoy) akan memukul laba dan marjin sangat keras, seperti yang terlihat dalam hasil 2Q18 ini. Kami mencatat bahwa penjualan divisi perkebunan sebagian besar untuk penggunaan internal sebelum divisi tersebut menjual kelebihan pasokan kepada pelanggan eksternal. Pendapatan divisi EOF membentuk 79% dari total pendapatan SIMP di 1H18 (vs. 1H17: 65%). Namun, dengan marjin EBIT rendah 1% di 1H18, EBIT segmen hanya mewakili 9,7% dari total EBIT SIMP dalam periode tersebut.

- Valuasi: SELL dengan TP RP340

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.