google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ADRO | 30 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham ADRO | 30 Mei 2018


BCA Sekuritas on Adaro Energy (ADRO) 05/17/2018
Finally picking up with vital recovery

-  curah hujan yang berkepanjangan di 1Q18 telah menyebabkan kerusakan pada jalan angkut di lokasi penambangannya, yang telah mempengaruhi operasi. Menurut Perusahaan, kondisi cuaca di lokasi penambangannya sekarang telah membaik dan mereka yakin mereka akan mampu meningkatkan produksi di 2Q18 dan seterusnya untuk memenuhi target produksi batubara sepenuhnya mereka 54-56mt (+ 4% -8% YoY). Dalam hal biaya operasi (yang melonjak signifikan pada 1Q18), itu terutama akibat dari biaya karyawan yang lebih tinggi, karena mempekerjakan 800 karyawan baru untuk kontraktor penambangan in-house (SIS) karena perusahaan berencana untuk melibatkan SIS dalam operasi AMC yang termasuk konsesi kedua (memulai produksi tahun depan).

-  Pada 2019, AMC berencana untuk membuka konsesi kedua untuk batubara coking-nya, yang diperkirakan akan menghasilkan sekitar 3,5 juta hard coking coal. Kami berharap ini berkontribusi sekitar 9% dari total pendapatan di 2019F. Pada 1Q18, ADRO, bersama dengan EMR Capital, mengajukan tawaran untuk tambang batu bara Kestrel Rio Tinto di Queensland. Para mitra akan membayar USD2,25 miliar untuk 80% saham Rio, dengan ESDM sebagai pemegang saham mayoritas (52%), dan ADRO akan memegang 48%, masing-masing secara efektif 41,6% dan 38,4% dari aset.

-  Valuasi: BUY dengan TP Rp2,650

Mirae Asset

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.