google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 26 Januari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 26 Januari 2018

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jan  26, 2018)
Investment Information Team

(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

US

S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat rekor baru didukung oleh pendapatan perusahaan-perusahaan yang kuat namun kedua indeks tersebut berhasil menembus level tertinggi intraday dalam perdagangan yang volatile seiring dolar rebound setelah komentar pendukung dolar berasal dari Donald Trump.

Dolar yang lebih kuat,merupakan simbol kehebatan ekonomi A.S., juga dapat melemahkan daya saing perusahaan yang memperoleh sebagian besar pendapatan mereka di luar negeri melalui ekspor.

Trump mengatakan komentar Menteri Keuangan Steven Mnuchin sehari sebelumnya di mana dia mengatakan "dolar yang lebih lemah bagus untuk perdagangan". Trump, dalam sebuah wawancara dengan CNBC dalam pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, mengatakan bahwa dia mengharapkan greenback untuk mendapatkan "dollar lebih kuat dan lebih kuat" dari waktu ke waktu. Dukungan Trump yang jelas terhadap dolar yang menguat membantu mata uang reverse course dengan ICE A.S. Dollar Index DXY, -0,06% rebound ke wilayah positif setelah mencapai posisi terendah selama tiga tahun.

Europe

Pasar saham Eropa mengakhiri kenaikan sebelumnya dan berbalik melemah pada hari Kamis, ditutup lebih rendah oleh sebuah rally euro setelah Bank Sentral Eropa mengatakan bahwa pertumbuhan zona euro sangat kuat dan hanya menawarkan dorongan terbatas terhadap pelonggaran pelemahan dolar Trump.

Euro ditutup lebih tinggi setelah ECB menyebut pertumbuhan ekonomi zona euro "kuat" dan "memiliki basis yang luas" dan mengatakan inflasi mulai bergerak mendekati target di bawah target bank, tapi mendekati 2%.

Presiden ECB Mario Draghi menjelaskan kekhawatiran mengenai penguatan euro, dengan mengatakan volatilitas baru-baru ini merupakan "sumber ketidakpastian" dan risiko terhadap prospek pertumbuhan kawasan ini. Dia menegaskan, bagaimanapun, bahwa bank tersebut tidak menargetkan nilai tukar untuk tujuan kompetitif, yang dipandang sebagai teguran kepada Menteri Keuangan A.S. Steven Mnuchin yang dalam beberapa hari terakhir telah menyatakan bahwa dolar yang lemah bagus untuk perdagangan A.S.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Can...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Rekomendasi Saham JSMR dan BSSR oleh Phillip Capital Sekuritas | 26 Oktober 2023

Phillip Capital Sekuritas 26 Oktober 2023 Technical Recommendations JSMR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4360 Target Price 1 : 4600 Target Price 2 : 4780 Stop Loss : 4140 BSSR Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4040 Target Price 1 : 4130 Target Price 2 : 4230 Stop Loss : 3950 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.